8 Cara Memotivasi Anak Agar Rajin Belajar

Ilustrasi memotivasi anak agar rajin belajar

Anak-anak di usia dini memang terkadang sedikit sulit untuk disuruh belajar. Hal itu terjadi karena mereka belum mengetahui apa sebenarnya manfaat dari belajar itu sendiri.

Namun, jika kesulitan tersebut terjadi pada anak-anak yang seharusnya sudah mengerti manfaat belajar, di sinilah orang tua berperan. Orang tua harus memiliki berbagai cara agar dapat mendongkrak semangat anak untuk belajar.

Anak-anak yang sulit untuk belajar dapat berubah jika orang tua dapat mendidiknya atau memotivasinya dengan benar. Bagaimana caranya? Berikut ini 8 cara memotivasi anak agar rajin belajar yang bisa Anda coba mulai dari sekarang.

1. Berikan waktu anak untuk melakukan hobi

Belajar memang penting, tetapi melakukan hal yang disukai juga tak kalah penting. Sekolah, les, dan pekerjaan rumah memang membuat tekanan pada diri anak.

Jika Anda memforsir dia untuk belajar dan belajar setiap hari maka anak Anda bisa stres. Hal ini sangat disayangkan karena usia dia masih muda.

Salah satu cara memotivasi anak agar rajin belajar adalah memberikan dia waktu untuk melakukan hobinya karena dengan keseimbangan antara hobi dan studi dapat membuat keefektifan belajar semakin meningkat.

Loading...

2. Buat struktur belajar yang baik

Agar anak dapat termotivasi untuk belajar dengan rajin, maka Anda dapat menerapkan pola disiplin, misalnya saja membuat jadwal belajar. Untuk memulai kebiasaan baru yang baik kuncinya hanya satu, yaitu disiplin.

Ketika berada dalam waktu belajar Anda harus membuat tidak ada kegiatan lain selain belajar. Sebagai contoh, Anda Anda tidak boleh bermain game atau berinternet ria saat belajar.

Tak hanya itu, sebaiknya Anda juga memberikan contoh yang baik. Ketika jam belajar, Anda juga jangan bermain HP saja. Hal ini tentu membuat anak Anda semakin termotivasi.

3. Beri pujian

Agar anak Anda semangat untuk belajar, maka Anda bisa memberikan sesuatu, seperti hadiah atau pujian ketika dia berprestasi. Jangan sering memberikan anak hadiah tanpa ada usaha untuk rajin belajar. Hal tersebut akan menyebabkan anak Anda manja dan gampang merengek.

Anak yang mendapat reward ketika berprestasi pasti akan termotivasi dan akan lebih giat ke depannya. Ketika belajar sudah menjadi kebiasaan tanpa disuruh, lambat laun dia akan menemukan apa arti dan manfaat belajar itu sendiri.

4. Lakukan terapi

Apa Anda pernah dengar yang namanya terapi hypnosleep? Hypnosleep menghipnotis anak melalui kata-kata yang kita ucapkan ketika anak tidur. Kata-kata tersebut bisa berupa doa, kata-kata bijak yang memotivasi, atau pujian Anda terhadap anak Anda.

Untuk melakukan terapi hypnosleep ini, pastikan anak Anda telah berada di fase tidur nyenyak. Alam bawah sadarnya akan menangkap kata-kata yang Anda ucapkan.

Walaupun terapi hypnosleep ini masih diperdebatkan, tidak ada salahnya untuk mencoba, bukan?

5. Tidak fokus ke nilai

Mengajari anak geografi

Setiap anak itu berbeda-beda. Mereka mempunyai skill dan kecerdasan di bidang yang berbeda pula. Oleh karena itu, jangan langsung memarahi dan menghakimi anak ketika nilai matematikanya jelek.

Mungkin saja dia memang memiliki kesulitan berhitung tapi kecerdasannya tinggi di bidang ilmu sosial. Misalnya, dia lebih suka bahasa, geografi, atau ekonomi.

Jika Anda memarahi anak karena salah satu mata pelajarannya jelek, maka hal ini dapat membuat anak merasa putus asa. Alih-alaih, Anda sebagai orang tua harus turun tangan. Bantulah anak ketika dia kesulitan matematika dan pantaulah terus bagaimana perkembangan dia.

Pendek kata, untuk memotivasi anak agar rajin belajar, jangan fokus pada nilai tinggi. Namun, fokuslah pada perkembangan cara belajar anak Anda.

6. Masuk ke kehidupannya

Ada banyak alasan kenapa anak Anda malas belajar, mungkin saja mereka kesulitan untuk menerima pelajaran. Untuk itu, jangan langsung memarahi anak ketika dia malas belajar.

Anda sebagai orang tua harus bisa masuk ke kehidupannya. Cari tahu mengapa dia tidak suka pelajaran A, B, dan C. Apakah ada masalah dengan gurunya atau kesulitan tertentu? Jika ya, maka Anda dapat mencari solusi agar masalah tersebut dapat teratasi.

7. Beri dukungan

Dukungan mungkin adalah hal sederhana. Meski demikian, dukungan mempunyai pengaruh besar terhadap pola pikir anak. Oleh karena itu, dukunglah apa pun yang anak Anda lakukan dalam meraih cita-citanya.

Jika Anda memberikan dukungan penuh pada anak, maka secara alamiah anak akan termotivasi untuk belajar atau mendalami hobinya dengan rajin.

Selain itu, akan timbul rasa tanggung jawab dalam diri anak sehingga tanpa perlu Anda suruh pun dia akan belajar dengan sendirinya.

8. Jelaskan manfaat belajar

Jika anak Anda masih malas belajar, maka Anda sebagai orang tua bisa menyampaikan kepada anak apa sebenarnya manfaat dari belajar. Anda jangan menyampaikannya dengan bentakan. Sampaikanlah dengan lembut, penuh pengertian, dan santai.

Berbincang ringan mengenai manfaat belajar dan fungsinya untuk masa depan dapat membuka pikiran anak Anda. Informasikanlah bahwa dengan belajar kita bisa meraih dan mendapatkan apa yang dicita-citakan.

Penutup

Demikianlah 8 cara memotivasi anak agar rajin belajar. Sebagai orang tua Anda perlu memiliki trik khusus atau cara mendidik anak agar tidak malas belajar.

Anda dapat mencoba satu persatu cara di atas yang sekiranya cocok. Semoga artikel ini bermanfaat dan masalah Anda dapat segera teratasi.

Loading...

Artikel Terkait