Cara Menggunakan Teknik Pomodoro dalam Menulis

Gambar orang mengetik di laptop

Sebagai seorang blogger, saya beruntung mengetahui Teknik Pomodoro. Teknik manajemen waktu ini telah membantu saya dalam meningkatkan produktivitas menulis karena saya bisa berfokus dalam waktu yang relatif tidak lama.

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya mendorong Anda yang kesulitan menulis untuk menggunakan Teknik Pomodoro. Teknik ini tidak melelahkan karena Anda membagi waktu menulis dalam durasi 25 menit.

Jangan khawatir jika Anda tidak tahu caranya. Berikut tahap demi tahap yang akan membantu Anda menggunakan Teknik Pomodoro dalam menulis untuk kali pertama secara mudah dan menyenangkan.

1. Cari tempat yang kondusif untuk menulis

Jamak diketahui, menulis itu butuh konsentrasi. Berbicara mengenai konsentrasi, Anda mesti menghilangkan faktor-faktor pengganggu konsentrasi. Untuk tujuan tersebut, carilah tempat yang kondusif untuk menulis.

Tempat tersebut bisa di dalam atau di luar rumah Anda. Sebagai contoh, Anda bisa menulis di kamar Anda atau dapur pada malam hari ketika rumah Anda sudah sepi. Jika di rumah masih saja ada gangguan, pergi ke warung kopi (warkop) atau perpustakaan yang ada di kota Anda.

Dalam pengalaman saya, saya pertama kali menerapkan Teknik Pomodoro di warkop. Saat menulis di tempat tersebut, saya tidak terganggu oleh suara berisik pengunjung warkop karena saya bisa menulis saat keadaan bising maupun sepi.

Loading...

2. Pilih satu topik tulisan ringan

Setelah mendapatkan tempat yang kondusif untuk menulis, buka laptop Anda lalu pilih satu topik ringan sehingga Anda lancar menulisnya (tanpa perlu riset online). Topik ini bisa berupa kegiatan sehari-hari Anda. Misalnya, pengalaman Anda mengisi liburan akhir pekan, bertemu teman baru, atau hari kerja Anda beberapa waktu lalu.

3. Setel waktu 25 menit

Kini saatnya Anda menyetel waktu 25 menit. Anda bisa menyetelnya di arloji atau telepon seluler (ponsel) Anda. Sebagai contoh, jika Anda menulis pada pukul 22:00, set alarm di arloji atau ponsel Anda pada 22:25 untuk mendapatkan waktu 25 menit tersebut. Sederhana, bukan?

Secara pribadi, saya lebih suka menggunakan Pomodairo untuk menyetel waktu 25 menit. Jika Anda belum tahu Pomodairo, silakan lihat panduan tahap demi tahap menggunakannya di postingan ini.

4. Praktikkan menulis bebas

Waktu Pomodoro telah disetel, bukan? Kini tiba saatnya Anda untuk mulai menulis. Praktikkan menulis bebas (free writing), yaitu menuliskan kata-kata yang ada di kepala Anda terkait topik yang sudah dipilih tadi.

Jangan pedulikan benar tidaknya yang Anda tulis. Jangan pedulikan ejaan. Jangan pedulikan keterkaitan antar paragraf. Pokoknya, tulis saja apa yang terlintas di kepala Anda. Bila memungkinkan, jangan tekan tombol backspace karena akan menghambat Anda.

Mengapa? Karena menulis adalah pekerjaan otak kanan (kreativitas) dan mengedit adalah pekerjaan otak kiri (logika).

Sebagai contoh, saya menulis pengalaman saya membeli sebuah peralatan olahraga sederhana. Dalam 25 menit, saya mampu menulis 676 kata (sebagai bukti, silakan unduh dokumen MS Word ini). Saya akan mengedit tulisan tersebut dan memublikasikannya di blog pribadi saya.

5. Istirahat 5 menit

Setelah alarm 25 menit berbunyi, berhenti menulis dan lihat sekilas jumlah kata yang bisa Anda tulis. Jumlah kata ini biasanya ada di kiri bawah dokumen MS Word yang Anda gunakan.

Setelah itu, bangkitlah dari tempat duduk Anda untuk beristirahat selama 5 menit. Anda bisa ke kamar mandi, menonton TV, berbaring di sofa, menyeduh kopi, atau meditasi. Apa pun itu, manfaatkan istirahat singkat ini memulihkan stamina Anda.

Dengan mencoba lima langkah di atas, saya optimistis Anda akan menyukai Teknik Pomodoro. Setelah menyukainya, silakan Anda terapkan dalam menyelesaikan proyek tulisan Anda misalnya pembuatan skripsi, buku, atau postingan.

Loading...

Artikel Terkait