10 Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Ilustrasi menghilangkan kebiasaan buruk

Tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang pasti memiliki kebiasan buruk di dalam hidupnya. Entah itu pelupa, malas mandi, berantakan, suka ngemil, suka ngegosip, begadang, merokok, suka nyontek, atau lainnya.

Tentunya kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut harus dihilangkan. Tidak boleh dipelihara atau dibiarkan saja sebab bisa merugikan diri sendiri. Selain itu, juga enggak ada manfaatnya. Yang ada, malah Anda dijauhi orang-orang di sekitar.

Tentunya Anda nggak mau dikucilkan, kan? Maka dari itu, Anda wajib menyingkirkan kebiasaan buruk tersebut. Sekalipun terasa susah, Anda tetap wajib berusaha untuk berubah menjadi lebih baik.

Nah, berikut cara menghilangkan kebiasaan buruk pada diri sendiri yang bisa Anda terapkan di kehidupan sehari-hari. Simak yuk!

1. Bentuklah Komitmen yang Kuat

Jika Anda ingin menghilangkan kebiasaan buruk, maka Anda perlu membangun komitmen yang kuat di dalam hati.

Berjanjilah pada diri sendiri untuk berhenti melakukan kebiasaan buruk tersebut, dan berusaha berubah ke arah yang lebih baik. Tentunya komitmen ini harus disertai rasa tanggung jawab. Bukan sekadar niat saja, tapi sebisa mungkin realisasikanlah.

Loading...

Adapun hasilnya itu bergantung pada diri sendiri. Jika komitmen yang Anda bentuk kuat maka untuk mewujudkan keinginan tidak akan sulit. Sebaliknya, jika komitmen lemah efeknya Anda susah berubah.

2. Cari Tahu Penyebabnya dan Temukan Solusi

Trik selanjutnya untuk menghilangkan kebiasaan buruk yakni dengan mencari tahu penyebabnya. Misalnya, Anda sering begadang di malam hari. Coba cari tahu mengapa hal itu bisa terjadi.

Apakah Anda mengalami insomnia karena tidur siang yang cukup lama? Ataukah Anda sibuk dengan pekerjaan? Atau Anda sering minum kopi?

Anda harus tahu dulu penyebabnya. Apabila Anda sulit tidur malam karena siangnya udah tidur lama, maka kurangi waktu tidur di siang hari. Selesaikan pekerjaan sebelum malam, dan kurangi mengonsumsi kopi.

Seperti itulah! Intinya Anda cari tahu dulu penyebabnya, lalu temukan solusi terbaik untuk kedepannya.

3. Jauhi Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebiasaan Buruk

Selain mencari tahu penyebab, Anda juga perlu memikirkan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kebiasaan buruk tersebut. Misalnya, Anda perokok. Pemicu Anda merokok tentunya disebabkan kecanduan.

Nah, faktor-faktor yang memengaruhi bisa jadi karena Anda berkumpul di lingkungan perokok, Anda enggak ada kegiatan alias nganggur, atau hal lainnya.

Segala faktor tersebut harus Anda hindari. Jika ingin berhenti merokok sebaiknya Anda mulai mendekati orang-orang yang gaya hidupnya sehat. Kemudian cari kesibukan agar tidak nganggur. Anda juga bisa mengunyah permen karet sebagai ganti rokok.

Dengan Anda menjauhi faktor-faktor pemicu tersebut, berarti usaha Anda sudah maksimal. Langkah Anda untuk berubah pasti akan terasa lebih mudah.

4. Cari Tips Penanganannya dari Buku atau Media Lainnya

Berikutnya, cara menghilangkan kebiasaan buruk bisa pula dengan mencari referensi tentang hal tersebut dari buku atau media lainnya, seperti internet.

Coba pelajari secara mendalam tentang kebiasaan buruk Anda, mulai dari penyebabnya hingga tips-tips penangannya. Pastikan sumber yang Anda baca juga dapat dipercaya, bukan hoax. Jika Anda sudah mengerti, maka segera aplikasikan tips tersebut di kehidupan nyata Anda!

Baca juga:

5. Fokus Kepada Hal-Hal yang Positif

Kebiasaan buruk bisa muncul tatkala Anda terjerat dalam hal-hal yang negatif. Anda berada di lingkungan yang ‘tidak sehat’, atau mungkin pemikiran Anda sudah terpengaruh oleh sesuatu yang buruk.

Untuk melawan itu semua, Anda harus bisa bangkit dan keluar dari zona yang buruk tersebut. Fokuslah pada hal-hal positif sehingga pemikiran Anda dapat lebih jernih.

Semisal nih, Anda terbiasa menonton film porno. Untuk menghilangkan kebiasaan tersebut Anda perlu mencari kesibukan yang bermanfaat. Selain itu, jika masih sulit coba berkonsultasi dengan ahli psikologi atau bisa pula Anda mengikuti kajian agama.

Yang terpenting, Anda jangan mudah menyerah. Teruslah melakukan hal-hal positif sehingga lama-kelamaan hal negatif bisa tersingkir.

6. Susun Rencana Pada Jurnal Harian

Ilustrasi jurnal harian

Agar usaha Anda bisa berjalan lebih sistematis dan enggak berantakan, sebaiknya susun rencana pada jurnal harian. Catat kira-kira langkah apa saja yang hendak Anda lakukan untuk menghilangkan kebiasaan buruk yang dimiliki.

Apakah Anda ingin meningkatkan ibadah? Ingin berolahraga secara konsisten? Atau mungkin berkonsultasi dengan dokter?

Catat semua strategi tersebut pada kertas. Jangan hanya di angan-angan. Apabila Anda mencatatnya di kertas, maka Anda lebih mudah mengingatnya. Selain itu, Andajuga bisa mengevaluasinya, mana yang sudah Anda kerjakan dan belum.

Oh ya, selain di kertas, seiring dengan perkembangan teknologi, Anda bisa mencatat rencana menghilangkan kebiasaan buruk dan juga melacaknya melalui aplikasi. Salah satunya adalah HabitBull. Lihat cara menggunakan aplikasi ini di artikel Cara Menggunakan HabitBull untuk Melacak Kebiasaan Baru Anda.

7. Catat Progress yang Anda Lakukan

Setiap hal positif yang berhasil Anda lakukan untuk menghilangkan kebiasaan buruk, sebaiknya Anda tulis juga di kertas. Misalnya saja, Anda seorang maniak belanja (shoppaholic) yang berniat taubat.

Nah, ketika Anda merencanakan untuk berubah, Anda catat tuh setiap progress yang berhasil Anda lakukan. Sebagai contoh, berapa jumlah uang yang Anda keluarkan tiap berbelanja. Apakah ada pengurangan setiap minggunya? Kira-kira berapa selisihnya?

Dengan Anda mencatat progress, maka Anda bisa menilai seberapa jauh perkembangan Anda dalam berubah.

7. Jangan Ragu untuk Meminta Bantuan

Tidak semua orang mampu menghilangkan kebiasaan buruk dengan mudah. Terlebih lagi, jika kebiasaan tersebut sudah melekat padanya selama berpuluh-puluh tahun. Rasanya sangat susah untuk berubah.

Nah, jika Anda juga merasakan kesulitan tersebut, sebaiknya jangan dipendam sendiri. Anda tak perlu ragu meminta bantuan orang lain. Toh, tujuannya untuk hal positif.

Katakanlah Anda punya kebiasaan sering datang terlambat saat sekolah atau ngantor. Untuk mengatasinya, Anda bisa tuh berkonsultasi pada teman Anda yang enggak pernah telat. Tanyakan bagaimana ia mengatur waktu di pagi hari, sertahal-hal apa saja yang dilakukannya agar bisa tertib.

Anda bisa bertanya pada beberapa orang sebagai survei. Kumpulkan data-data tersebut, lalu pelajari dan praktekkan.

8. Belajar dari Kesalahan

Langkah selanjutnya untuk menghilangkan kebiasaan buruk adalah belajar dari kesalahan. Apa pun yang menjadi kebiasaan Anda di masa lalu, yang mengakibatkan Anda terjatuh ke dalam hal-hal buruk, sebaiknya jangan diulang kembali.

Jadikan pelajaran saja. Tak perlu terlalu disesali juga.

Sekarang Anda sudah tahu akibat dari kebiasaan buruk tersebut, kan? Jadi tak ada alasan bagi Anda untuk melakukannya kembali. Ingat, jangan jatuh ke lubang yang sama dua kali ya?

9. Jangan Mudah Menyerah

Berhasil tidaknya Anda dalam menghilangkan kebiasaan buruk itu bergantung pada tekad Anda. Seberapa keras Anda berjuang untuk berubah. Jika cuma setengah-setengah, ya kemungkinan kebiasaan buruk itu susah dilepaskan.

Namun jika Anda semangat dan pantang menyerah, pastinya kebiasaan buruk akan bisa diubah menjadi kebiasaan baik.

10. Berikan Reward Pada Diri Anda

Hargai setiap perjuangan yang Anda lakukan. Setelah Anda berhasil mendapatkan progress, dalam artian kebiasaan buruk tersebut hilang perlahan-lahan, maka saatnya Anda untuk memberikan reward kepada diri sendiri.

Tak perlu menunggu terjadinya perubahan secara drastis. Walaupun sedikit, yang penting kebiasaan buruk itu mulai pudar, maka pujilah diri Anda. Anda pantas mendapatkan penghargaan setelah berusaha keras.

Kesimpulannya, menghilangkan kebiasaan buruk bisa Anda lakukan jika memiliki komitmen yang kuat. Ubah gaya hidup menjadi lebih baik dan jangan pernah ada kata menyerah!

Loading...

Artikel Terkait: