8 Cara Menghilangkan Rasa Takut Mati yang Berlebihan

Ilustrasi menghilangkan rasa takut mati

Mayoritas orang saat ditanya soal kematian, pasti akan menjawab tidak siap. Bahkan ada yang sampai merasa sangat ketakutan ketika mendengar kata mati atau kematian.

Maklum, manusia memang tidak pernah punya pengalaman mati. Kalaupun ada, mereka hanyalah mengalami mati suri. Bukan mati yang sesungguhnya, saat ruh di dalam tubuh tak lagi kembali.

Meski demikian, kematian adalah sesuatu yang pasti terjadi. Seberapa besarpun Anda memiliki rasa takut, kematian pasti akan datang menghampiri ketika waktunya sudah tiba. Siap atau tidak, mati adalah hal yang pasti.

Nah, buat Anda yang merasakan rasa takut yang berlebihan soal mati ini, ada cara spesial untuk menghilangkan rasa takut mati di dalam pikiran Anda. Simak yuk.

1. Selalu berpikir positif

Melihat sesuatu hal dari sudut pandang positif akan mengantisipasi diri Anda dari hal-hal yang memicu kecemasan. Setidaknya bisa mengurangi tingkat kecemasan dalam hidup.

Ketika menghadapi masalah yang berada di luar kendali Anda, cobalah mengambil hikmah positif dari apa yang terjadi.

Loading...

Sebagai contoh, ketika Anda terlambat bangun dan harus ketinggalan bus pertama mungkin Anda akan merasa marah karena takut terlambat masuk kerja.

Lalu Anda berpikir bos akan marah dan Anda akan dipecat. Itulah saatnya untuk coba berpikir positif.

Kejadiannya sudah terjadi, Anda terlambat. Tapi siapa tahu ketika menunggu uis selanjutnya ternyata bos Anda pun terlambat dan lewat dengan mobilnya.

Anda diajak ikut dan sepanjang jalan banyak mengobrol dengan bos Anda. Ternyata keterlambatan tersebut membuat Anda lebih mengenal bos Anda.

Tidak usah memikirkan hal-hal buruk. Karena akan membuat pikiran Anda penuh kecemasan. Hadapi yang terjadi dengan pikiran positif.

2. Cukup istirahat dan rajin berolahraga

Untuk menghilangkan rasa takut mati yang ada dalam pikiran, Anda juga harus bisa menghindarkan diri dari kelelahan.

Karena rasa lelah dan capek ini akan memicu kecemasan dan ketakutan. Termasuk takut akan kematian.

Istirahat dan tidur yang cukup, minimal 6 jam sehari, akan membuat Anda terbebas dari rasa cemas yang berlebih.

Ketika pikiran Anda penuh dengan hal-hal negatif, Anda perlu untuk mengistirahatkan pikiran agar lebih tenang. Sebaliknya, pikiran yang tenang akan memberikan hal-hal positif yang membantu Anda menghadapi rasa cemas.

Olahraga dan tertawa juga terbukti ampuh membuat pikiran dan jiwa Anda terbebas dari kecemasan yang berlebihan.

Saat tertawa, sel otak Anda mengeluarkan zat endorfin yang dapat memberikan perasaan tenang dan pikiran positif sehingga mampu melihat masalah lebih jelas. Begitu pula dengan berolahraga.

Semua kegiatan tersebut akan mengalihkan pikiran-pikiran negatif dan mengurangi cemas berlebihan pada diri Anda.

3. Jalani dan nikmati hidup

Fokuslah untuk menjalani dan menikmati hidup. Isilah hari-hari Anda dengan kebahagiaan, jangan biarkan hal-hal sepele membuat Anda sedih.

Pergilah bermain dengan teman-teman terdekat, lakukan apa pun yang dapat mengalihkan perhatian Anda dari pikiran-pikiran negatif mengenai kematian.

Jika Anda masih berpikir, “Apakah yang terburuk yang akan terjadi hari ini?”, ketahuilah bahwa hari ini Anda masih diberikan kesempatan untuk hidup.

Maka jalanilah kehidupan Anda dan tidak perlu selalu memikirkan tentang kematian yang hanya menimbulkan kecemasan.

Pikirkanlah tentang bagaimana mengisi hari Anda dengan hal-hal positif yang bisa dan ingin Anda lakukan sebelum kematian datang.

Jangan sampai Anda menyesal belum menjalani, belum memberikan yang terbaik, dan belum merasakan kebahagiaan dalam hidup.

4. Lakukan hal-hal baru

Ilustrasi melakukan hal-hal baru

Belum memahami tentang suatu hal atau harus berhadapan dengan situasi yang baru bisa menimbulkan ketakutan. Sebagian akan lebih memilih untuk menghindarinya (misalnya orang introvert).

Namun dengan mencoba hal-hal baru, secara tidak langsung kita dilatih untuk merelakan terjadinya hal-hal yang berada di luar kendali kita.

Pilihlah hal-hal yang sebelumnya tidak ingin Anda lakukan dan cobalah untuk fokus pada kegiatan tersebut.

Anda dapat mencari tahu mengenai kegiatan tersebut di internet atau berbicara dengan orang-orang yang pernah melakukan atau berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ketika Anda mulai merasa nyaman, pastikan apakah Anda mau melakukannya lagi sebelum benar-benar fokus dan terjun dalam kegiatan tersebut untuk jangka waktu yang lama.

5. Lawan pikiran-pikiran negatif

Mencoba untuk menghilangkan pikiran-pikiran negatif memang sulit. Karena itu Anda justru harus melawan pikiran-pikiran negatif yang muncul dengan mencari tahu mengenai hal-hal yang membuat Anda cemas.

Hal ini dapat membantu Anda lebih siap menghadapi kecemasan itu sendiri.

Untuk menghilangkan rasa takut mati, carilah data mengenai kematian. Kemungkinan-kemungkinan terjadinya kematian pada kejadian tertentu, banyaknya korban jiwa, dan penyebab kematian.

Semua data tersebut akan membuat Anda sadar bahwa kecemasan Anda berlebihan dibandingkan dengan apa yang mungkin terjadi.

Carilah informasi mengenai apa yang dilakukan ketika musibah kematian datang dan bagaimana prosesi kematian dijalankan.

Berbicaralah dengan mereka yang pernah menunggu anggota keluarganya menghadapi kematian, petugas yang mengurus prosesi kematian, bagaimana pengalaman mereka menghadapinya.

Dengan mengetahui hal-hal tersebut, Anda akan lebih dapat menerima kematian dan melihat kematian dengan sudut pandang positif. Bukan lagi sebagai pikiran negatif yang menakutkan.

6. Fokus pada hal yang dapat Anda kendalikan

Kematian menunjukkan hal-hal yang berada di luar kendali manusia. Karenanya kematian selalu menjadi momok menakutkan untuk dipikirkan.

Hal-hal yang berada di luar kendali memang tidak akan pernah dapat kita hadapi. Oleh karenanya belajarlah untuk dapat menerima hal tersebut dan lebih fokus pada apa yang dapat Anda kendalikan.

Anda tidak dapat mengendalikan angin yang berembus. Namun Anda dapat menggunakan kipas angin untuk mengarahkan angin saat kepanasan, atau melindungi lilin dari embusan angin.

Maka lebih fokuslah pada apa yang dapat Anda lakukan, dibanding memikirkan apa yang tidak dapat kendalikan.

7. Bimbinglah hidup Anda

Seringkali kita mengalami kekecewaan, kekesalan, dan kecemasan terhadap hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan.

Bimbinglah dan aturlah hidup Anda, namun belajarlah untuk tidak terlalu memaksakan keinginan Anda. Selalu siapkan diri untuk hal-hal yang tidak terduga.

Air selalu mengalir. Dalam perjalanannya, air akan menemukan batuan, kelokan, mengalir deras atau lebih lambat. Kemanapun arah sungai tersebut dan apa pun yang terjadi dengannya, air akan tetap mengalir.

Selalu siapkan diri untuk menghadapi hal-hal yang tidak dapat kita duga. Tidak berlama-lama kecewa dengan yang sudah terjadi, dan merasa cemas untuk yang belum terjadi. Ini bisa menjadi cara untuk menghilangkan rasa takut mati.

8. Jaga pola pikir produktif

Mungkin Anda sering berpikir, “Bagaimana jika hal ini terjadi?” saat mencoba menebak atau membayangkan segala hal di masa depan.

Pola pikir yang tidak produktif seperti ini akan memunculkan perasaan-perasaan negatif pada diri Anda. Karena yang muncul adalah pikiran tentang bencana-bencana di masa mendatang.

Cara menafsirkan sebuah kejadian membuat kita berpikir mengenai sesuatu dalam cara tertentu. Namun, pada akhirnya dapat menimbulkan kecemasan berlebihan dan membuat Anda kesulitan serta tertekan (stres).

Contoh, jika Anda merasa cemas saat akan naik pesawat, mungkin Anda berpikir “Nanti pesawatnya jatuh di tengah laut dan aku akan mati.”

Akibatnya, Anda dilanda ketakutan dan tidak jadi terbang sehingga kehilangan kesempatan bisnis bernilai sangat besar.

Padahal, jika Anda berpikir dengan pola produktif, tidak akan ada ketakutan yang muncul mengenai kematian saat pesawat jatuh.

Anda akan berpikir bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat, bertemu klien bisnis, dan memenangkan tender bisnis ratusan juta.

Soal pesawat jatuh atau tidak nantinya tidak ada yang tahu, dan hal tersebut di luar kendali Anda.

Penutup

Kematian memang sesuatu yang pasti terjadi. Suka atau tidak suka, siap atau tidak siap. Namun bukan berarti harus selalu dilanda ketakutan dan kecemasan soal kematian.

Cara paling sederhana untuk menghilangkan rasa takut mati adalah dengan tidak membayangkan atau memikirkannya.

Lebih baik Anda memikirkan cara untuk menyiapkan diri menghadapi kematian secara maksimal, misalnya rajin shalat 5 waktu, sedekah, dan membaca al-quran bila Anda muslim. Dengan demikian, Anda bisa siap kapanpun kematian itu datang menjemput.

Loading...

Artikel Terkait: