Cara Meningkatkan Konsentrasi Saat Bekerja

Ilustrasi berkonsentrasi

Konsentrasi adalah pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal. Konsentrasi ini sangat penting dalam bekerja (maupun belajar) karena dapat mendorong produktivitas Anda. Dengan kata lain, dengan berkonsentrasi atau berfokus, Anda dapat menyelesaikan tugas-tugas penting dengan efektif dan efisien.

Lain halnya jika Anda tidak berkonsentrasi. Anda mungkin akan mengerjakan tugas-tugas yang tidak penting sehingga Anda sibuk tapi tidak bermakna. Besar kemungkinan juga Anda akan merasa bersalah karena tidak produktif bekerja atau stres karena bertumpuknya pekerjaan penting.

Jika Anda sekarang ini merasa sulit berkonsentrasi saat bekerja, jangan khawatir. Berikut tahap demi tahap yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan konsentrasi Anda.

1. Rencanakan tugas-tugas yang harus dikerjakan

Langkah pertama adalah merencanakan tugas-tugas yang harus Anda kerjakan. Mengapa? Karena dengan merencanakannya, Anda akan tahu apa yang harus diselesaikan pada suatu hari kerja.

Anda bisa merencanakan tugas-tugas tersebut dalam pikiran atau dengan membuat to-do list harian. Waktu membuat rencana tersebut bisa di pagi hari atau malam hari sebelumnya.

Tugas apa yang harus direncanakan? Tentu, tugas-tugas penting yang berkaitan erat dengan karier, finansial, atau sasaran Anda. Batasi juga tugas-tugas penting tersebut, misalnya 3 buah per hari, agar Anda tidak terbebani dan tidak lupa karena keterbatasan daya ingat.

Loading...

Sebagai contoh, sebagai seorang full time blogger, dua tugas penting saya adalah menulis postingan dan menulis ebook. Tugas-tugas ini penting karena berkaitan dengan sasaran saya di 2016.

Oleh karena itu, saya merencanakan hari kerja saya dengan memasukkan menulis postingan dan ebook sebagai prioritas. Tugas-tugas lain, seperti menjawab email dan komentar, dijadikan tugas yang bukan prioritas. Dengan kata lain, saya mengerjakannya setelah menulis atau ketika saya memiliki waktu luang.

2. Singkirkan pengganggu

Setelah merencanakan pekerjaan, kini saatnya Anda bekerja, bukan? Nah, agar konsentrasi tidak terganggu, sebelum bekerja Anda mesti menyingkirkan pengganggu terlebih dahulu.

Pengganggu ini bisa berasal dari lingkungan kerja, telepon seluler Anda, atau sosial media. Tidak terlalu sulit menyingkirkan pengganggu tersebut sepanjang Anda ingin menyingkirkannya.

Sebagai contoh, Anda bisa memutuskan koneksi internet atau mengaktifkan fitur senyap telepon seluler Anda untuk beberapa saat. Atau, jika Anda memiliki ruang kerja sendiri, Anda bisa menutup pintu dan memasang label jangan diganggu dari pukul sekian ke sekian.

3. Kerjakan satu per satu tugas penting Anda

Setelah Anda merasa nyaman untuk bekerja, kerjakan satu per satu tugas penting yang telah direncanakan tersebut. Anda bisa memilih tugas yang paling mudah dulu untuk membangun momentum kerja atau sebaliknya.

Sebagai contoh, saya biasanya menulis ebook terlebih dahulu karena lebih sulit dibanding menulis postingan. Bagi saya, mengerjakan tugas yang sulit terlebih dahulu membuat saya lebih percaya diri karena merasa tugas-tugas lain bisa dikerjakan dengan lebih mudah.

4. Istirahat sejenak

Energi dan perhatian itu terbatas. Oleh karena itu, Anda harus meluangkan waktu untuk beristirahat sejenak ketika Anda bekerja. Tujuannya adalah mengalihkan perhatian sejenak sehingga otak Anda menjadi segar kembali.

Misalnya saja, setelah satu jam bekerja, Anda beristirahat 10 menit dengan meminum kopi/teh, ngobrol dengan rekan, atau meditasi. Selain itu, gunakan waktu istirahat siang untuk makan siang dan beristirahat sejenak. Jangan gunakan istirahat siang untuk bekerja atau memikirkan pekerjaan.

Pada kasus saya, saya terbiasa menerapkan Teknik Pomodoro, yaitu saya menulis per 25 menit. Setelah 25 menit, saya beristirahat 5 menit (pengaturan waktunya menggunakan Pomodairo). Istirahat ini saya isi dengan berbaring-baring di kasur ruang kerja saya atau meminum teh sambil berdiri.

5. Lakukan kaji ulang (review)

Langkah kelima adalah melakukan kaji ulang (review) terhadap rencana pekerjaan Anda. Yang Anda lakukan adalah membandingkan pencapaian dengan apa yang telah direncanakan. Dengan demikian, Anda bisa menjaga atau mengendalikan konsentrasi Anda.

Perbandingan pencapaian dengan rencana ini bisa dimulai dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri, antara lain:

  • Tugas penting apa yang telah saya selesaikan hari ini?
  • Tugas penting mana lagi yang harus saya selesaikan hari ini?
  • Apakah saya produktif bekerja hari ini?

6. Fokus kembali

Jika setelah mengkaji ulang Anda merasa tidak produktif alias belum menyelesaikan tugas penting, fokus ulang pikiran atau perhatian Anda. Jangan merasa bersalah dengan waktu dan tenaga yang telah Anda sia-siakan. Segera, pusatkan konsentrasi Anda kembali pada tugas-tugas yang harus diselesaikan hari ini.

Sebagai contoh, saya sering mengalami hari-hari kerja yang mengecewakan karena masalah pribadi atau ada hal yang tidak terduga. Saya membuang-buang waktu untuk berinternet. Namun, saya kemudian memfokuskan perhatian saya pada pekerjaan saya.

Saya melihat to-do list harian saya dan mulai menulis lagi. Memang terasa berat, namun saya harus memulainya. Tanpa disadari, dengan memulainya secara bertahap, saya bisa berkonsentrasi kembali dan menyelesaikan tugas-tugas penting harian saya.

Meningkatkan konsentrasi saat bekerja itu perlu strategi dan latihan. Oleh karena itu, cobalah Anda mempraktikkan tahap demi tahap di atas untuk melejitkan konsentrasi Anda dalam bekerja. Selamat mencoba!

Loading...

Artikel Terkait