8 Cara Sederhana Melepaskan Diri Anda dari Kewalahan Bekerja

Ilustrasi kewalan bekerja

Jika Anda ingin meningkatkan penghasilan atau personal brand, Anda mungkin tahu bahwa Anda perlu bekerja dengan lebih keras dan lebih cerdas. Sayangnya, pekerjaan Anda tidak akan pernah habis-habis. Bahkan, pada suatu momen, Anda merasa kewalahan akan pekerjaan tersebut.

Panik, stres, dan tidak nyaman bekerja adalah tanda-tanda yang mungkin sering Anda alami saat kewalahan bekerja. Besar kemungkinan Anda juga menganggap makan siang serasa menghabiskan waktu berharga Anda untuk menyelesaikan pekerjaan.

Ingin keluar dari kondisi buram tersebut? Anda datang ke tempat yang tepat. Berikut 8 cara sederhana yang dapat membantu Anda melepaskan diri dari kewalahan bekerja.

1. Tarik Nafas Panjang

Kewalahan menangani pekerjaan yang menumpuk dan terasa tidak ada habisnya dapat membuat Anda panik. Saat diri Anda panik, otak akan terus-menerus mengirimkan perintah pada tubuh untuk bergerak sampai-sampai Anda susah bernafas.

Cara mengatasinya? Cukup dengan satu tarikan nafas panjang. Tarik nafas selama 3 detik, tahan 3 detik, hembuskan pula selama 3 detik. Rasakan betapa tubuh Anda memerlukan oksigen lebih. Rasakan setelah menarik nafas panjang, semuanya akan baik-baik saja.

Karena Anda bukan sedang menghadapi bahaya fisik, tidak ada sesuatu yang akan melukai Anda. Jadi, tidak perlu panik dan terburu-buru, semuanya akan lebih baik dikerjakan dengan pikiran jernih.

Loading...

2. Tuliskan Hal-Hal yang Membuat Anda Kewalahan

Saat Anda merasa kewalahan bekerja, biasanya banyak hal di pikiran Anda. Akibatnya, Anda tidak tahu harus dimulai dari mana, sementara waktu terus bergulir. Barangkali Anda bergumam seperti ini, “Pekerjaan ini terlalu banyak, tidak mungkin diselesaikan semuanya.”

Sousinya, setelah satu tarikan nafas panjang, tuliskan hal-hal yang harus dikerjakan, misalnya dalam buku saku, telepon seluler, laptop, atau to do list harian. Dengan kata lain, tuliskan semua hal yang mengganggu pikiran dan membuat Anda kewalahan.

Dengan begitu, Anda akan terhindar dari rasa panik berlebihan, dan dapat mengatur strategi untuk menyelesaikan tugas prioritas terlebih dahulu. Sisi positif lainnya, dengan melakukan cara sederhana ini, kemampuan menyelesaikan masalah Anda meningkat.

Menuliskan hal-hal yang harus dikerjakan membuang waktu? Jika Anda berpikir seperti itu,  pasanglah alarm selama 3-5 menit saja untuk menuliskan semua hal tersebut.

Jika alarm sudah berbunyi dan tidak ada hal lagi yang dapat Anda tuliskan, maka Anda telah memanfaatkan waktu yang singkat tersebut untuk rencana yang lebih baik.

3. Berhenti Memikirkan Terlalu Jauh Apa Langkah Selanjutnya

Kadang yang membuat Anda sulit mengatasi kewalahan bekerja adalah Anda selalu memikirkan langkah selanjutnya.

Sebagai contoh, Anda seorang penulis buku yang berpikir cara memasarkan buku, cara menghadapi komplain pembeli buku, dan strategi bila buku Anda ditolak penerbit mayor. Padahal, Anda belum menyelesaikan buku yang Anda tulis.

Solusinya? Cobalah berhenti terlalu jauh berpikir, lakukan apa yang bisa dikerjakan terlebih dahulu dan coba ganti pola pikir Anda bahwa Anda pun kini sedang mengerjakan ‘langkah selanjutnya’.

Pada contoh di atas, selesaikan dulu buku yang sedang Anda tulis. Setelah itu, baru mulai memikirkan apa langkah selanjutnya. Sederhana, bukan?

4. Jangan Menyimpannya Sendiri

Terkadang, Anda merasa kewalahan karena Anda bekerja sendiri dan berpikir sendiri. Namun ingatlah Anda itu manusia, seorang makhluk sosial yang juga membutuhkan orang lain. Mungkin sekarang waktu yang tepat bagi Anda untuk berinteraksi dengan orang lain terlebih dahulu.

Jika Anda mempunyai seorang teman dekat yang dapat dipercaya, untuk sejenak tinggalkan seluruh pekerjaan Anda dan cobalah untuk sedikit melepaskan beban Anda dengan berbicara padanya. Jika Anda tidak menginginkan saran, katakan pada rekan Anda bahwa Anda hanya sedang ingin didengar.

Atau jika Anda adalah seorang yang cukup relijius, menyempatkan waktu sejenak untuk berkeluh kesah pada Yang Maha Kuasa mungkin dapat membantu Anda lebih tenang dalam mengerjakan tumpukan pekerjaan.

5. Tunda atau Batalkan Hal yang Tidak Mendesak

Saat merasa kewalahan bekerja, tanya diri sendiri dua pertanyaan berikut: Apa yang terjadi jika Anda tidak mengerjakannya? Bagaimana jika Anda tidak mengerjakannya saat ini juga?

Jika jawabannya adalah tidak akan terjadi apa-apa dalam waktu dekat (misalnya atasan tidak akan marah atau penghasilan Anda tidak akan turun), bisa dikatakan pekerjaan tersebut tidak mendesak dan tidak penting (not urgent and not important). Jadi, Anda boleh menunda atau membatalkan pekerjaan tersebut.

Tentunya, itu tidak berarti Anda malas atau penunda-nunda pekerjaan. Namun, pekerjaan tersebut bisa Anda selesaikan setelah pekerjaan prioritas selesai.

6. Perlambat Laju Kerja Anda

Pernah merasa salah jalan karena terburu-buru? Seperti itulah halnya jika Anda kewalahan bekerja. Alih-alih pekerjaan selesai lebih cepat, pekerjaan Anda malah lebih lama atau bahkan tidak selesai.

Analogi lain adalah menyetir terburu-buru. Risiko Anda ditilang polisi atau menabrak orang atau pengendara lain lebih besar, bukan?

Solusinya adalah dengan memperlambat laju kerja Anda. Dengan kecepatan normal, risiko Anda membuat kesalahan dalam pekerjaan pun lebih kecil, sehingga tidak diperlukan waktu untuk memperbaiki kesalahan seperti jika Anda mengerjakannya terburu-buru.

Sebagai contoh, Anda seorang penulis lepas yang kebanjiran pesanan artikel. Daripada menulis 3 artikel dalam waktu bersamaan, lebih baik menyelesaikan satu per satu artikel dengan baik.

7. Ambil Proyek Tambahan

Sejenak pasti Anda diam dan berpikir. Anda ingin melepaskan diri dari kewalahan bekerja, namun justru disarankan untuk mengambil proyek tambahan. Oh tidak! Saat ini sudah terlalu banyak yang Anda kerjakan!

Tapi tunggu dulu. Coba pikirkan lagi, Anda benar-benar kewalahan, atau sebetulnya Anda terlalu menunda-nunda mengerjakan hal-hal yang sebetulnya tidak begitu Anda pedulikan?

Bagaimana rasanya jika Anda mengambil suatu proyek tambahan yang benar-benar sesuai dengan keinginan Anda dan membuat Anda lebih bersemangat, apakah Anda akan merasa kewalahan?

Jika pemikiran seperti ini mencerahkan Anda, mungkin Anda tidak benar-benar kewalahan, hanya saja terlalu banyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat Anda.

Tindakan selanjutnya ada di tangan Anda apakah Anda masih tetap mau mengerjakan hal yang tidak Anda pedulikan, atau pergi mencari proyek lain yang benar-benar sesuai dengan keinginan Anda.

8. Outsourcing

Outsourcing merupakan sebuah upaya untuk mendelegasikan sebagian pekerjaan Anda kepada orang lain (pekerja kontrak atau pekerja lepas) sehingga Anda bisa fokus pada pekerjaan inti Anda. Kuncinya hanya satu, yaitu percaya bahwa orang lain juga mampu melakukan hal-hal yang memakan banyak waktu Anda.

Jika tumpukan pekerjaan Anda dapat dikerjakan dengan menggunakan komputer dan jaringan internet, Anda dapat mencoba berbagai macam situs outsourcing yang menyediakan ribuan pekerja lepas yang siap membantu Anda.

Contohnya, Anda bisa merekrut pekerja lepas untuk mengerjakan logo, desain web, atau artikel Anda di Projects.co.id. Di situs tersebut, Anda juga bisa merekrut pekerja lepas untuk menjadi admin blog atau website yang Anda kelola. Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi Projects.co.id.

Itulah 8 cara melepaskan diri dari kewalahan bekerja. Tentu saja, Anda tidak perlu izin saya untuk mencoba kedelapan cara tersebut. Jadi, cobalah mulai sekarang sehingga cepat atau lambat Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada kewalahan bekerja.

Loading...

Artikel Terkait