14 Tips Persiapan Wawancara Kerja yang Setiap Fresh Graduate Perlu Ketahui

Ilustrasi persiapan wawancara kerja

Bagi Anda yang termasuk fresh graduate, Anda harus tahu bahwa melakukan persiapan wawancara kerja itu sangatlah penting. Kenapa? Sebab Anda belum terlalu mengenal seluk-beluk dunia kerja alias belum berpengalaman.

Selain itu, jumlah kandidat pelamar kerja biasanya juga amatlah banyak. Tak hanya puluhan, bisa jadi ratusan bahkan ribuan orang.

Dengan kata lain, Anda berada dalam persaingan ketat untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda. Oleh karenanya, Anda tidak bisa mengikuti interview hanya bermodalkan nekat semata.

Jika Anda ingin meningkatkan peluang diterima kerja, maka perlu persiapan matang. Berikut ini beberapa tips persiapan wawancara kerja bagi fresh graduate yang perlu Anda ketahui.

1. Cari Informasi Tentang Perusahaan Sebanyak Mungkin

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh fresh graduate saat melamar kerja adalah terlalu fokus dengan dirinya sendiri. Padahal, itu saja enggak cukup!

Untuk persiapan wawancara kerja, Anda juga perlu menggali info tentang perusahaan. Tujuannya untuk menujukkan bahwa Anda memang bersungguh-sungguh. Bukan sekedar iseng-iseng saja.

Loading...

Usahakan untuk mencari info perusahaan sedetail mungkin. Mulai dari sejarah, profil, konsep kerjanya, lingkungan, dan apapun itu. Carilah sumber sebanyak mungkin.

Bila memungkinkan, jangan hanya membaca lewat websitenya saja, tapi juga bertanya pada orang-orang yang pernah kerja di sana. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata pewawancara.

2. Pahami Posisi yang Anda Lamar

Untuk persiapan wawancara kerja selanjutnya, selain mencari info perusahaan, Anda juga perlu mempelajari posisi yang Anda lamar. Karena biasanya, tim HRD atau manager akan menanyakan tentang hal itu.

Anda melamar di posisi apa? Apakah tahu job desk-nya? Lalu, apakah Anda memiliki pengalaman yang berkaitan dengan posisi tersebut? Dan sebagainya.

Maka itu, pastikan Anda benar-benar paham dengan posisi tersebut. Jika tidak tahu, Anda bisa mencari info di internet atau bertanya pada orang lain. Yang jelas jangan menuliskan posisi tanpa tahu apa pun itu!

3. Buatlah Catatan Singkat Perihal Pengalaman dan Keterampilan Anda

Sebelum Anda menghadiri undangan wawancara, ada baiknya Anda membuat catatan singkat tentang apa yang nantinya akan Anda ceritakan. Misalnya tentang pengalaman berorganisasi dan kepanitiaan selama kuliah, pengalaman magang kerja, bakat serta keterampilan yang Anda miliki.

Dengan membuat resume ini, nantinya bisa membantu Anda berbicara lebih lancar saat diwawancarai. Anda enggak perlu buang-buang waktu untuk berpikir. Cukup berbicara sesuai konsep, secara teratur dan meyakinkan.

4. Latihan Sebelum Wawancara

Tips persiapan wawancara kerja selanjutnya adalah latihan. Poin ini juga enggak kalah penting, lho! Anda bisa berpura-pura melakukan wawancara di depan cermin.

Lalu, pikirkan kira-kira apa pertanyaan interview yang akan diajukan, dan cobalah untuk mencari jawabannya yang tepat. Jika Anda tidak punya ide dengan kedua hal tersebut, coba pelajari artikel Dunia Karyawan, yaitu 30 Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawabannya.

Seenggaknya, dengan berlatih nantinya Anda bisa lebih siap secara mental. Selain itu, latihan juga membantu meminimalisir terjadinya kesalahan ketika wawancara kerja.

5. Persiapkan Dokumen Penting yang Hendak Dibawa

Sebelum hari-H wawancara kerja, pastikan Anda telah mempersiapkan dokumen-dokumen penting yang harus dibawa. Misalnya, resume atau CV, fotokopi ijazah, transkip nilai, foto, dan sebagainya.

Selain itu, jangan lupa mengemas alat tulis di dalam tas, seperti buku catatan, pulpen, pensil, penghapus dan lainnya. Karena siapa tahu Anda diminta menuliskan sesuatu saat wawancara. Jadi jangan sampai ada yang tertinggal ya!

6. Datang Tepat Waktu, Jangan Sampai Terlambat!

Jika Anda ingin membangun kesan pertama yang baik, maka usahakan jangan sampai datang terlambat saat wawancara kerja. Berusahalah untuk tepat waktu. Paling tidak, 15 menit sebelum dimulai, Anda sudah sampai di perusahaan.

Dengan begitu, Anda memiliki kesempatan untuk beristirahat dulu. Minum air putih, berdoa, atau mungkin melakukan latihan tambahan.

7. Berpakaian Rapi dan Sopan

Busana wanita saat wawancara kerja

Selain dokumen, persiapan wawancara kerja lain yang perlu Anda perhatikan adalah pakaian. Sebab bagaimanapun juga, penampilan adalah hal pertama yang dinilai. Apabila Anda tampil rapi dan sopan, maka first impression Anda juga akan baik.

Anda bisa memilih pakaian formal, seperti kemeja putih, blazer dan celana kain. Kemudian, jangan lupa menyemir sepatu agar tidak terlihat kucel. Pastikan juga nafas Anda tidak bau. Dan jika Anda perempuan, tak ada salahnya menggunakan sedikit make-up agar tampak segar.

8. Perhatikan Bahasa Tubuh, Pastikan Anda Tampil Berwibawa

Ketika Anda dipanggil ke dalam ruangan untuk wawancara, pastikan Anda memperhatikan bahasa tubuh Anda. Pertama, cobalah memberikan senyuman kepada pewawancara, dan tak lupa jabat tangannya.

Setelah itu, duduklah secara tegak dan jangan membungkuk. Lebih lanjut, untuk menunjukkan rasa hormat, lakukan kontak mata dengan pewawancara. Sementara itu, raut muka Anda jangan terlalu tegang. Santai saja! Intinya, usahakan Anda tampil dengan berwibawa.

9. Jadilah Otentik dan Hindari Bersikap Minder

Menjadi otentik berarti Anda menjadi diri sendiri. Anti mainstream! Jangan ikut-ikutan orang lain. Cobalah menunjukkan keunikan diri Anda. Apapun itu, sesuatu yang berhubungan dengan bakat yang tidak dimiliki orang lain.

Selain itu, usahkan menanggapi segala pertanyaan wawancara dengan jujur. Tak perlu minder ataupun takut.

Percuma, walaupun resume Anda keren, tapi kalau sikap Anda minder, ya pastinya si pewawancara juga bakalan ragu dengan kemampuan Anda. Karena untuk berhubungan dengan masyarakat itu kepercayaan diri sangatlah diperlukan.

10. Tujukkan Potensi Anda Semaksimal Mungkin

Kesempatan tidak akan datang dua kali! Oleh sebab itu, ketika Anda mendapatkan peluang wawancara kerja, maka jangan disia-siakan. Berusahalah untuk menunjukkan potensi Anda semaksimal mungkin.

Tak masalah meski Anda tidak punya pengalaman kerja. Sebagai fresh graduate, Anda bisa menekankan potensi pada bidang lainnya. Misalnya kemampuan belajar, bersosialisasi, kepemimpinan, atau keterampilan lain yang Anda miliki.

Dengan demikian, nantinya perusahaan bisa mempertimbangkan, sekaligus menentukan jenis posisi apa yang cocok untuk Anda. Karena memang, terkadang penempatan kerja tidak selalu sesuai dengan posisi yang dilamar.

11. Jangan ‘Menjual Diri’ Secara Berlebihan

Tampil energik dan antusias saat wawancara kerja memang sangatlah penting. Namun begitu, apabila Anda terlalu berlebihan ‘menjual diri’, dalam artian melebih-lebihkan keahlian dan pengalaman Anda, itu justru enggak bagus. Kesannya Anda jadi terlihat palsu atau lebay. Bahkan sombong.

Lebih baik, ceritakan apa adanya. Anda tak perlu malu dengan diri sendiri. Tapi juga jangan merendah. Bersikaplah percaya diri dan tujukkan bahwa Anda pribadi yang rendah hati.

12. Berikan Jawaban Secara Singkat, Jangan Bertele-tele

Karena saat wawancara Anda memiliki waktu yang terbatas, maka itu cobalah menjawab pertanyaan dengan singkat tapi mengena. To the point, lah!

Jangan betele-tele, sebab itu hanya akan membuat si pewawancara jadi bosan. Yang terpenting, Anda harus fokus dengan pertanyaan yang diberikan.

13. Ajukan Pertanyaan yang Wajar

Agar tidak terkesan pasif, tak ada salahnya Anda mencoba memberikan pertanyaan saat wawancara. Hal ini bisa memberikan poin plus, lho!

Sebab dengan Anda mengajukan pertayaan itu menunjukkan bahwa Anda memiliki ketertarikan dan antusiasme yang tinggi terhadap pekerjaan tersebut.

Adapun pertanyaan yang harus diajukan, sebaiknya yang wajar-wajar saja. Misalnya seputar job desk posisi yang Anda lamar, atau sejenisnya. Jadi, persiapkan pertanyaan tersebut sebaik mungkin ya.

14. Terakhir, Jangan Lupa Berjabat Tangan dan Ucapkan Terima Kasih

Setelah proses wawancara selesai, Anda jangan langsung pergi begitu saja. Untuk memberikan kesan yang baik, pastikan Anda berjabat tangan dengan si pewawancara dan jangan lupa mengucapkan terima kasih.

Jika Anda punya kepercayaan diri lebih, Anda juga bisa mengucapkan harapan-harapan singkat sembari bersalaman. Misalnya, “Saya sangat berharap bisa bergabung di perusahaan ini”, atau kalimat lainnya.

Penutup

Nah, itulah sedikit tips persiapan wawancara kerja bagi Anda yang bergelar fresh graduate. Bagaimana, enggak terlalu sulit, kan?

Yang terpenting pastikan Anda percaya diri, sedikit belajar, dan jangan lupa berdoa. Anyway, selamat mencoba. Good luck!

Loading...

Artikel Terkait