Sasaran Saya untuk 2016 (dan Strategi Meraihnya)

Ilustrasi 2016

Tahun 2015 sebentar lagi berlalu. Seperti yang saya lakukan di tahun-tahun sebelumnya, saya menetapkan sasaran untuk 2016. Saya dengan senang hati membagikannya di postingan ini.

Bukan untuk membuat Anda terkesan, namun ini merupakan salah satu bentuk akuntabilitas saya dalam meraih sasaran. Menurut sejumlah pakar pengembangan diri, akuntabilitas bisa membantu kita meraih sasaran. Selain itu, siapa tahu sasaran saya bisa menginspirasi Anda yang belum menetapkan sasaran.

Lalu, apa yang ingin saya capai di 2016? Sebenarnya banyak yang ingin saya capai di tahun depan. Namun, saya berfokus pada 5 sasaran saja. Berikut penjelasan kelima sasaran tersebut dan  garis besar strategi meraihnya. 

1. Tidur malam yang cukup

Jujur saja, saya memiliki kebiasaan begadang setiap hari. Kebiasaan buruk yang terbentuk sejak saya mahasiswa ini sulit dihilangkan. Meskipun demikian, di tahun 2016, saya akan berusaha menghilangkan kebiasaan tersebut sehingga tidur malam saya cukup.

Bentuk SMART sasaran ini adalah tidur di bawah jam 12 malam minimal 5 kali dalam seminggu. Mengapa 5 kali? Karena merupakan fase awal sehingga saya melakukannya secara bertahap.

Strategi saya dalam meraih sasaran tersebut adalah:

Loading...
  • Tidak online malam hari pada Senin – Jumat
  • Mengisi waktu malam dengan kegiatan ringan dan menyenangkan, seperti menonton acara olahraga, film, musik, atau lawak di TV, bercengkrama dengan keluarga, dan membaca buku bertopik ringan (misalnya buku keagamaan)
  • Pergi tidur mulai pukul 10 malam

2. Olahraga rutin setiap minggu

Tidur yang cukup di malam hari merupakan salah satu sasaran saya dalam upaya meningkatkan energi saya. Sasaran lain yang bertujuan sama adalah berolahraga rutin setiap minggu.

Memang saya telah memiliki kebiasaan push up setiap hari. Namun, saya akan meningkatkannya dengan berolahraga yang mengeluarkan lebih banyak keringat.

Olahraga yang saya pilih adalah jalan kaki. Jadi, bentuk SMART sasaran ini adalah berolahraga jalan kaki 5.000 langkah setiap minggu.

Strategi saya untuk meraih sasaran ini adalah:

  • Jalan kaki 2.500 langkah di treadmill setiap Rabu
  • Jalan kaki 2.500 langkah di lapangan Universitas Hasanuddin Makassar setiap Sabtu
  • Mencatat jumlah langkah dengan aplikasi Pedometer

3. Diet makanan pemicu asam urat

Saya memiliki penyakit asam urat. Akibatnya, kaki saya sering bengkak sehingga saya tidak bisa berjalan. Sungguh, saya sering mengeluhkan penyakit ini.

Untuk menjalani hidup yang lebih baik di 2016, saya akan melakukan diet makanan pemicu asam urat. Bentuk SMART-nya adalah makan makanan sehat setiap hari.

Starteginya antara lain:

  • Mengurangi makanan yang digoreng
  • Mengurangi konsumsi daging sapi
  • Menghindari makanan hasil laut
  • Meningkatkan konsumsi buah, misalnya apel
  • Membuat food journaling, yaitu catatan makanan yang saya konsumsi setiap hari

4. Menunaikan umroh

Jika sasaran 1-3 merupakan sasaran tentang kesehatan saya, sasaran keempat terkait spiritualitas saya, yaitu menunaikan ibadah umroh bersama istri saya. Bentuk SMART sasaran ini adalah menunaikan umroh secara baik pada 1-12 Maret 2016.

Strategi meraih sasaran ini adalah:

  • Membuat paspor pada 4-5 Januari 2016
  • Mempelajari tata cara umroh mulai 11 Januari 2016
  • Melunasi biaya umroh (satu orang Rp 27 juta) pada akhir Januari 2016
  • Mempelajari doa-doa yang harus dibacakan saat umroh
  • Menyiapkan mental dan fisik saya

5. Merilis 5 ebook berbayar

Sasaran saya yang terakhir terkait tulis menulis, yaitu saya akan merilis 5 ebook berbayar. Alasan saya menetapkan sasaran ini adalah meningkatkan penghasilan saya, membangun portofolio yang kokoh sebagai landasan karier saya untuk merambah penerbit mayor, dan mendifersivikasi penghasilan saya.

Bentuk SMART-nya adalah merilis 5 ebook berbayar sebelum 15 Desember 2016. Topiknya adalah blogging dan pengembangan diri.

Ada pun strateginya antara lain:

  • Memilih topik yang tidak perlu studi kasus baru sehingga saya bisa lebih cepat menyelesaikan penulisan setiap ebook
  • Menulis 1.000 kata dalam sehari (misalnya 500 kata untuk postingan dan 500 kata untuk ebook)
  • Menyederhanakan sistem penulisan ebook nonfiksi saya

Seperti yang Anda lihat, menetapkan sasaran dan stateginya cukup mudah. Yang paling menantang adalah bertindak meraihnya. Oleh karena itu, untuk membantu saya berada di jalur yang benar dalam meraih sasaran, saya akan membuat postingan terkait pencapaian sasaran saya setiap kuartalnya di blog ini. Dengan demikian, insya Allah saya bisa meraih kelima sasaran saya di atas.

Apakah Anda sudah menetapkan sasaran untuk 2016? Jika berkenan, silakan informasikan sasaran Anda pada bagian komentar di bawah ini.

Loading...

Artikel Terkait