10 Tips Mengambil Keputusan yang Tepat dan Bertanggung Jawab

Ilustrasi mengambil keputusan yang tepat

Orang bilang, hidup itu pilihan. Oleh karenanya, Anda harus berani mengambil keputusan. Baik untuk hal-hal sepele ataupun sesuatu yang penting.

Memang, mengambil keputusan itu tidak mudah. Apabila Anda salah langkah dalam memutuskan, maka akan ada risiko tinggi yang harus ditanggung. Dan jika hasilnya buruk, pastilah menimbulkan penyesalan.

But its okay! Anda tidak perlu takut dengan hal tersebut.

Bagaimana juga, Anda tidak bisa selalu mengikuti ucapan orang lain. Sesekali, Anda harus berani mengambil keputusan dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

Dengan begitu Anda bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa. Berikut ini 10 tips mengambil keputusan yang tepat agar Anda tidak salah langkah.

1. Pahami Konteks Masalahnya

Agar Anda bisa mengambil keputusan yang tepat, pertama Anda harus mampu memahami konteks masalahnya terlebih dahulu.

Loading...

Tentunya, keputusan dibuat saat ada perkara tertentu, kan? Nah, Anda coba memahami perkara tersebut secara mendalam. Pikirkan dampak positif dan negatifnya, serta berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Apabila Anda sudah benar-benar paham, maka segeralah membuat keputusan. Jangan menunggu terlalu lama, sebab itu membuang-buang waktu dan yang pasti merugikan bagi Anda. Jadi beranilah!

2. Kumpulkan Data dan Lakukan Analisis

Jika ingin mengambil keputusan yang tepat, pastinya Anda tidak boleh asal-asalan. Apalagi hanya menuruti ego semata. Wah, itu bisa membahayakan! Bisa-bisa Anda menyesal karena tidak memikirkannya.

Sebaiknya sebelum Anda mengambil keputusan, kumpulkan data-data dulu yang mendukung permasalahan yang sedang Anda hadapi.

Misalnya nih, Anda dilamar 2 orang lelaki. Anda bingung harus memilih yang mana. Nah, untuk mengatasinya, Anda bisa mencari tahu tentang kehidupan kedua lelaki tersebut kepada orang-orang di sekitarnya. Kira-kira mana yang paling baik, itulah yang bisa Anda pilih.

Oh ya, selain mengumpulkan data atau informasi, Anda juga perlu menganalisisnya. Jangan telan mentah-mentah data tersebut. Pikirkan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Dengan begitu, Anda akan lebih berhati-hati saat memutuskan.

Baca juga:

3. Jangan Gegabah, Luangkan Waktu untuk Berpikir Dulu

Mengambil keputusan secara gegabah itu tidak akan pernah menguntungkan. Yang ada malah menimbulkan penyesalan. Nah, untuk menghindari hal tersebut, pastikan Anda selalu meluangkan waktu untuk berpikir.

Namun juga jangan lama-lama, ya! Semakin lama Anda berpikir itu semakin membuat Anda takut melangkah. Semakin bingung dan galau. Sehingga akibatnya, Anda jadi tidak segera bertindak. Terus menunda-nunda dan enggak ada perkembangan.

Sikap yang demikian itu salah, lho! Ketika mengambil keputusan tentunya Anda harus berani. Percayalah bahwa Anda mampu menghadapinya!

Tak perlu takut, toh setiap tindakan selalu ada risiko. Anda hanya perlu menjernihkan pikiran dulu, berani dan segera ambil tindakan!

4. Jangan Lupa Berdoa

Untuk mengambil keputusan yang tepat itu enggak bisa hanya mengandalkan pemikiran semata. Selain menggunakan logika, Anda juga perlu memantapkan hati dengan cara berdoa.

Mintalah petunjuk dari Tuhan supaya jalan yang Anda tempuh dimudahkan, dan memang benar itu jalan Anda. Lakukan doa ini secara berkali-kali, setiap habis shalat 5 waktu, setelah adzan, di sela-sela aktivitas, dan kapan saja.

Ingat ya, jangan pernah remehkan kekuatan doa. Anda hanya perlu yakin kepada Tuhan Sang Pencipta.

5. Meminta Saran Dari Orang yang Berpengalaman

Jika saat ini Anda bingung menghadapi masalah yang datang bertubi-tubi, atau mungkin tidak berani mengambil keputusan, maka tak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada orang yang berpengalaman.

Cara ini terbilang cukup efektif, lho! Pasalnya setiap orang punya sudut pandangnya masih-masing dalam menghadapi perkara. Jika Anda mau mendengarkan sudut padang dari banyak orang maka itu bisa membantu memperluas wawasan Anda.

Pastinya juga mempermudah Anda dalam mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.

6. Ambil Keputusan dengan Kepala Dingin, Bukan Secara Emosional

Ambil keputusan dengan kepala dingin

Untuk mengambil keputusan yang tepat, tidak bisa dilakukan secara emosional. Anda harus berada dalam kondisi tenang sehingga dapat berpikir logis.

Oleh karenanya, sebisa mungkin hindari memutuskan sesuatu ketika sedang marah atau sedih. Itu membuat keputusan Anda tidak rasional.

Baiknya sih, tunggu hingga Anda merasa baikan. Bila Anda sudah nggak emosi, barulah ambil keputusan dengan kepala dingin. Dengan begitu, Anda pun bisa berpikir secara jernih.

Ingat ya, mengambil keputusan yang didasari ego semata hanya akan menimbulkan penyesalan.

7. Pikirkan Risiko dan Keuntungannya

Poin penting selanjutnya yang harus Anda perhatikan saat mengambil keputusan, yakni pikirkan antara risiko dan keuntungannya.

Kira-kira jika Anda mengambil keputusan itu, berapa persen risikonya dan berapa persen keuntungannya. Coba perkirakan lebih besar mana persentasenya. Apabila keuntungan lebih dominan daripada risiko, maka segeralah mengambil keputusan.

Satu hal yang harus Anda tahu, bahwa tidak ada keputusan yang 100% sempurna di dunia ini. Jadi bersiaplah juga untuk menanggung risiko, walau persentasenya minim.

8. Jangan Takut dengan Kritik Orang Lain

Ketika Anda memutuskan sesuatu, di saat itu Anda tidak hanya harus siap menerima risiko saja. Tapi juga harus berani menghadapi kritikan dari orang lain.

Anda jangan mudah goyah dengan komplain-komplain dari orang di sekitar Anda. Bila Anda yakin keputusan itu yang terbaik, maka pegang teguhlah. Jangan ragu untuk terus melangkah.

Ini bukan berarti Anda tidak boleh mendengarkan saran dari orang lain, ya! Mengambil saran dari berbagai pihak itu bagus untuk bahan pertimbangan. Tapi jika Anda terlalu banyak mendengarkan apa kata orang, ya jadinya Anda sendiri yang bingung. Oleh karenanya, Anda juga harus punya prinsip tersendiri.

Baca juga:

9. Tentukan Prioritas

Tips selanjutnya untuk mengambil keputusan yang tepat yakni dengan menentukan prioritas. Sesuatu yang paling penting bagi diri Anda.

Sebagai contoh, Anda diterima kuliah di kampus A (jurusan sains) dan di kampus B (jurusan hukum). Biaya pendaftaran untuk kampus A adalah Rp 5 juta, sementara kampus B Rp 7 juta.

Nah, Anda tentukan mana yang lebih menjadi prioritas Anda. Apakah jurusannya atau biayanya? Seandainya Anda ingin sekali masuk jurusan hukum, maka pilih saja kampus B. Anda harus yakin bahwa akan ada cara untuk mengatasi biayanya.

Namun bila Anda tidak terlalu memusingkan jurusan, dan lebih prefer pada biaya murah, maka pilih kampus A.

10. Bertanggung Jawab atas Keputusan yang Anda Buat

Ketika Anda sudah membuat keputusan, maka Anda harus berkomitmen dan bertanggung jawab atas keputusan tersebut. Bagaimanapun kondisinya, walau ternyata keputusan itu penuh risiko, Anda jangan lari.

Hadapilah! Tak perlu berandai-andai menatap ke belakang. Apa yang sudah terjadi ya harus dijalani. Yakinlah bahwa itu jalan yang terbaik untuk Anda.

Demikianlah tips mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Semoga bisa membantu Anda lebih berani membuat keputusan dan nggak sembrono. Good luck!

Loading...

Artikel Terkait